Beratus
tahun lalu masyarakat Dayak membuat pakaian dengan bahan dasar kulit kayu yang
disebut kulit nyamu.
Kulit
kayu dari pohon keras ini ditempa dengan pemukul semacam palu kayu hingga
menjadi lemas seperti kain.
Setelah
dianggap halus, "kain dari kulit kayu" itu dipotong untuk dibuat baju
dan celana.







